Viral Aksi pamer 'Burung'di Depok, Bisakah Ekshibisionisme Disembuhkan?
Warga Depok geger dengan setidaknya dua aksi 'pamer burung'yang terjadi selama sepekan ini kejadian pertama dialami seorang perempuan di pinggir jalan dan kejadian terjadi atas angkot berpenumpang.
Perilaku seperti ini kerpa dikaitkan dengan ekshibisionisme, takni kecenderungan untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan memamerkan alat vitalnya pada orang lain secara acak di tempat umum. Reaksi panik dan ketakutan dari orang yang melihatnya, memberikan kepuasan tersendiri.
Apakah pelaku penyimpangan ekshibisionisme dapat disembuhkan?
Kebanyakan orang dengan gangguan ini tidak mencari pengobatan sendiri, dan tidak menerima perawatan sampai mereka ditangkap dan diharuskan oleh pihak berwenang. Padahal, pengobatan dini sangat disarankan.
Menurut pskiater dr Andri,SpKJ, FAPM dar i Klinik Psikosomatik, RS Omni Alam Sutera, terdapat beberapa jenis terapi yang bisa diberikan kepada seseorang dengan kecendderungan eksibisionisme. Salah satunya terapi perilaku dan pemberian obat-obatan ang sifatnya mengubah hormon si pelaku.
"Pertama-tama kita lakukan psikoanalitik, utamanya mencari dasar dari perbuatan eksibisionisme yang dilakukan sehingga orang tersebut akhirnya bisa menyadari apakah memang karena inferioritasnya ataukah karena masalahlainnya,"paparnya dr Andri beberapa waktu lalu.
Pentingnya untuk dicatat, tidak semua orang yang suka memamerkan alat vital di tempat umum adalah pengidap gangguan mental. Butuh pemeriksaan klinis oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk memastikannya. Jadi kalau memang tidak butuh terapi, ya tetap harus diproses dengan huku yang berlaku.

Post a Comment