Man United Vs Liverpool, Penjelasan Kenapa Gol Mane Tetap dianulir
Salah satu titik perdebatan pada laga panas Mancester United Vs Liverpool di lanjutkan laga Liga Inggris, Minggu adalah perihal gol babak pertma Sadio Mane yang dianulir wasit Martin Atkinson.
pada Laga mancester United Vs Liverpool di Old Trafford tersebut, tuan rumah berhasil memimpin lebih dulu lewat gol jarak dekat Markus Rashford pada menit ke-36.
Kurang dari 10 menit kemudian, Sadio Mane tampak menyamakan kedudukan.
Akan tetapi, wasit Martin Atkison tak langsung menghadirkan gol dan melakukan pengecekan melalui video Assistant Referee (VAR) setelah sang pemain terlihat mengontrol bola dengan tangannya saat berduel dengan Victor Lindelof di kotak penalti.
Pengecekan tersebut pun mengkonfirmasi bahwa tangan Sadio Mane benar mengenai bola pada proses terjadinya gol.
Setelah kejadian tersebut, perdebatan ramai terjadi di media sosial, terutama dengan kata-kata yang tercantum di situs resmi Premier League kalau handball karena pentulan mendapatkan keringanan.
"Pemain premier League mendapat sedikit keringanan apabila terjadi handball karena bola pantulan menyentuh tangan/ lengan langsung dari kepala/badan/kaki pemai itu sendiri atau pemain lain yang berada dekat dengannya,"tulis peraturan tersebut.
Sementara, beberapa pembaca yang menulis ke situs Guardian mengatakan bahwa tangan Sadio Mane tak berada dlam posisi tidak natural dalam proses terjadinya gol.
Peraturan yang dikutip oleh cuitan diatas merupakan bagian dari perubahan di hukum mengenai handball yang diterapkan mulai musim 2019-2020 oleh IFAB ( Internasional Football Association Board).
Hal paling signifikan dari peraturan baru tersebut menyangkut kasus seperti yang terjadi ke Sadio Mane di Old Trafford.
Alasan gol Sadio Mane dianulir adalah karena ia mendapatkan kuntungan masif(mencetak gol) dari pantulan bola yang mengenai badannya sendiri.
Peraturan terbaru juga menyebutkan kalau gol akan dianulir apabila bola mengenai tangan/lengan sang pencetak gol, terlepas dari konteks,pada proses terciptanya gol tersebut.
Hal ini tertera pada penjelasan Pasal 12 dari Laws of the Game yang menyebutkan kalau "dunia sepak bola tak ingin melihat seorang pemain mencetak gol hasil mengontrol bola deengan tangan/lengannya, baik apabila itu disengaja atau tidak
Menurut BBC, peraturan tersebut diterapkan setelah musim lalu ata beberapa gol tercipta dari handball di kotak penalti.
Gol tersebut adalah:
Ketika willy Boly mencetak gol bagi Wolverhampton kontra Manchester City pada Agustus setelah bola mengenai lengannya.
Ketika tangan AAlexander Laazette mengenal bola pada build up gol Pierre pada Oktober.
Ketika Sergio Aguero menggunakan tangannya untuk mencetak gol ketiga bagi Mancester City lawan Arsenal pada Februari.
"Sadio mane mengontol bola lewat pantulan bola dari lutut yang mengenai tangannya. ini keputusan benar menurut VAR, tetapi kita bisa mengerti kenapa Juergen Klopp marah-marah dipinggir Llapangan,"ujar mantan pemain Mancester United dan Liverpool, paul Ince, di Studio Mola TV seusai pertandingan.
laga panas antara dua rival North West itu pun berakhir sama kuat 1-1 setelah Adam lallana menyamakan kedudukan bagi sang pemuncak klasemen, lima menit sebelum pertandingan usai.

Post a Comment